Thursday, February 26, 2026

Kesehatan Mental di Era Digital: Dampak Media Sosial & Cara Menggunakannya dengan Sehat

by rudy hadisentosa
kesehatan mental di era digital

Hidup di Dua Dunia

Hari ini, hampir setiap orang hidup di dua dunia: dunia nyata dan dunia digital. Media sosial seperti Instagram, TikTok, atau Twitter sudah jadi bagian sehari-hari.

Namun, di balik manfaatnya, dunia digital juga membawa tantangan besar bagi kesehatan mental: perbandingan sosial, FOMO, cyberbullying, hingga kecanduan layar.

Pertanyaannya: bagaimana agar kita bisa tetap sehat mental di era digital?

 

1. 🌐 Era Digital & Kesehatan Mental

Menurut laporan We Are Social (2024), orang Indonesia rata-rata menghabiskan lebih dari 3 jam per hari di media sosial.

📌 Dampaknya:

  • Positif → akses informasi, hiburan, dukungan sosial.
  • Negatif → risiko stres, cemas, gangguan tidur, dan isolasi sosial.

➡️ Kesehatan mental kini sangat dipengaruhi oleh cara kita menggunakan media digital.


2. ⚠️ Dampak Negatif Media Sosial

  1. Perbandingan Sosial
    Melihat “hidup sempurna” orang lain bisa menurunkan rasa percaya diri.

    • “Kok hidupku nggak sehebat mereka?”
    • Padahal, yang kita lihat biasanya hanya highlight, bukan realita.

  2. FOMO (Fear of Missing Out)

    Takut ketinggalan tren, update teman, atau berita. Hasilnya: gelisah terus menerus.

  3. Overstimulasi & Gangguan Tidur

    Terlalu banyak notifikasi + scroll sebelum tidur → sulit tidur nyenyak, bangun lelah.

  4. Cyberbullying

    Komentar jahat, ejekan online, atau body shaming bisa meninggalkan luka emosional mendalam.

dampak negatif medsos


3. 🌈 Dampak Positif Media Sosial

Tidak semua buruk. Media sosial juga punya sisi baik:

  • Dukungan Sosial → komunitas online untuk mental health, hobi, atau support group.

  • Akses Edukasi → informasi psikologi, tips self-care, konseling online.

  • Kreativitas → ruang berekspresi lewat tulisan, video, seni.

  • Koneksi → memperkuat hubungan jarak jauh.

➡️ Intinya: tergantung bagaimana kita menggunakannya.

dampak negatif medsos


4. 🕐 Tanda Kamu Butuh Detoks Digital

  • Cemas atau gelisah jika tidak online.

  • Tidur larut karena sibuk scrolling.

  • Mood drop setelah lihat postingan orang lain.

  • Tidak fokus bekerja/ belajar karena sering cek HP.

Jika tanda-tanda ini muncul, mungkin waktunya digital detox.

detoks digital

5. ✅ Strategi Menggunakan Media Sosial dengan Sehat

  1. Atur Waktu Online
    Gunakan fitur screen time. Maksimal 2 jam/hari di luar kerja/sekolah.

  2. Kurasi Feed
    Unfollow akun yang bikin insecure. Ikuti akun edukatif, positif, dan inspiratif.

  3. Mindful Scrolling
    Sebelum buka aplikasi, tanya: “Aku mau cari apa di sini?” → supaya tidak terjebak scroll tanpa tujuan.

  4. Digital Detox Berkala
    Coba 1 hari tanpa media sosial tiap minggu. Gunakan waktu untuk aktivitas offline.

  5. Notifikasi Bijak
    Matikan notifikasi tidak penting. Jadwalkan waktu khusus untuk buka pesan.


6. 🌿 Tips Praktis Hidup Seimbang di Era Digital

  • Gunakan mode Do Not Disturb saat tidur atau bekerja.

  • Isi waktu dengan aktivitas offline → olahraga, membaca, journaling.

  • Gunakan teknologi untuk kebaikan: aplikasi meditasi, tracker mood, journaling apps.

  • Terapkan aturan 30 menit sebelum tidur tanpa layar → ganti dengan baca buku atau refleksi.


7. 👨‍👩‍👧 Peran Orang Tua & Guru untuk Remaja

Remaja adalah pengguna terbesar media sosial, tapi juga paling rentan.

  • Edukasi tentang penggunaan sehat.

  • Jadi role model. Anak meniru kebiasaan orang tua.

  • Diskusi terbuka. Ajak anak bercerita tentang konten yang mereka lihat, tanpa menghakimi.

  • Pantau dengan empati. Bedakan antara mendampingi dan mengontrol berlebihan.

Kendalikan, Jangan Dikendalikan

Era digital bukan musuh. Media sosial bisa jadi sahabat, asal kita yang mengendalikannya.

“Teknologi itu alat. Gunakan untuk menambah hidupmu, bukan mencuri kebahagiaanmu.”

Dengan bijak menggunakan dunia digital, kita bisa tetap sehat mental, produktif, dan bahagia. 🌿

seimbang di era digital

You may also like